Cara membedakan barang antik

Masyarakat Indonesia mungkin tidak asing lagi dengan istilah barang antik kuno. Pasalnya di Indonesia sendiri banyak bertebaran pasar barang antik di berbagai kota. Tak jarang pula beberapa kolektor menyempatkan diri untuk berburu barang antik hingga ke pelosok daerah. Hal ini terjadi pula di kota Jakarta yang terkenal dengan jalan Surabayanya. Selain itu, kota Solo juga memiliki pasar Triwindu yang menjadi surga berbelanja bagi sebagian besar kolektor.
Cara membedakan barang antik
Barang-barang antik ini tentunya dibandrol dengan harga yang cukup tinggi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Itulah mengapa berburu barang antik menjadi hobi yang cukup menguras kantong. Hobi ini ternyata juga mengundang beberapa oknum untuk berbuat curang, yaitu dengan memalsukan barang antik. Lalu, bagaimana cara membedakan barang antik kuno yang asli dengan palsu? Berikut beberapa tips yang mungkin bisa membantu Anda.
1. Miliki jiwa seni yang tinggi
Untuk mengenali keaslian barang antik, Anda haruslah memiliki jiwa seni murni. Artinya Anda harus telah mengenal barang antik terlebih dahulu. Hal ini wajib dimiliki sebelum Anda benar-benar terjun sebagai seorang kolektor. Christian Deydier, presiden SNA mengatakan bahwa seseorang yang ingin terjun menjadi kolektor barang-barang antik berkesan mewah haruslah teliti. Ini berarti mereka harus aktif mencari tahu tentang keaslian suatu barang sebelum membelinya.
2. Kenali material barang
Sebagian orang mungkin menganggap material yang digunakan dalam setiap barang antik kuno sama saja. Padahal ada sisi yang cukup sulit untuk disamakan dengan barang modern. Hal ini terbukti dalam salah satu produk seperti meja kursi berbahan kayu. Ataupun meja marmer buatan Italia yang bertekstur halus namun sedikit kasar di bagian bawahnya. Oleh karena itu, anda pun harus memperhatikan setiap material barang sebelum salah membeli.
3. Kenali gaya desainer
Setiap barang antik kuno umumnya dibuat dalam edisi terbatas. Ini artinya hanya ada satu barang dalam setiap produksinya. Jika Anda merasa pernah melihat barang itu sebelumnya, cobalah untuk sedikit curiga. Style atau gaya desainer biasanya berbeda antara satu dengan yang lain. Itulah mengapa setiap desainer memiliki ciri khas tersendiri agar mudah dikenali oleh para konsumen mereka. Anda pun pastinya bisa dengan mudah mengikuti perkembangan barang antik untuk desainer tertentu.
Tentunya Anda sudah mengerti bukan bagaimana cara membedakan barang antik asli maupun palsu? Sudah tidak perlu khawatir lagi untuk membeli barang antik tiruan dengan harga selangit. Kini, Anda bisa mendapatkan barang antik kuno asli dengan kualitas terbaik. Jangan takut pula untuk berburu hingga keluar kota untuk hobi menarik Anda kali ini. Karena tak semua orang mampu memiliki jiwa seni untuk mencintai barang-barang indah tersebut.